Cerpen Dongeng Anjing Korban Trik Kancil (dua)


Melanjutkan cerpen dunia maya: cerpen dongeng Anjing Korban Trik Kancil (satu) yang sebenarnya hampir saya hentikan,tapi akhirnya saya mengambil keputusan untuk melanjutkan cerpen dongeng Anjing Korban Trik Kancil.

Kita simak bagian dua berikut :

Kancil yang telah bebas dari kerangkeng,bersuka cita dengan mengabari Kancilwati di suatu pagi,sambil duduk ongkang ongkan di bawah pohon mangga di tepi jalan.

“Halo,apa kabar say,ini kangmas Kancilwan.”kata kancil melalui hapenya.
“Oh,headuh,aku rindu kangmas,,kok sudah keluar penjara sih.”jawaban Kancilwati.
“Hohoho,,,Kancilwan gitu loh,”Kata Kancil yang merasa bangga kepada Kancilwati.

Tanpa menyadari karena asyiknya tilpun tilpunan,Anjing telah berada di belakang Kancil.

“Aduh,,huaduh biyung,ekorku…!!!”tiba tiba Kancil menjerit dan mengaduh karena ekornya kesakitan.
“Gakgak gukguk!!Mampuslah kau Kancil,akan kukoyak koyak tubuhmu dan kumakan tulangmu!gakgak guguk!” ternyata Anjing telah menggigit ekor Kancil.

“Ampun,ampun Anjing,lepaskan gigitanmu!”Pinta Kancil.
“Tiada maaf bagimu Cil!kata Anjing.
“Baik Anjing jika kau tidak memaafkan aku,boleh kaubunuh aku tapi lepaskan dulu,sebelum mati ijinkan aku meminta yang terakhir kalinya.”Kata Kancil dengan nada memelas.

Anjing akhirnya melepaskan gigitannya dan bertanya : “Apa permintaanmu Kancil?Cepat katakan,aku akan segera menikmati tulangmu!”Bentak Anjing.

Dengan sambil mbrebes mili/menangis Kancil bercerita bahwa ketika lepas dari kerangkeng ia berhasil mencuri ketan hitam dan dibuatnya bubur.
Kancil ingin merasakan bubur ketan hitam yang katanya amat gurih,dan lebih gurih dari tulang goreng.

“Masak sih Cil?”Anjing kembali jadi penasaran.
“Aku juga belum tahu,makanya sebelum aku kaubunuh dan kaumakan tulangku ijinkan aku merasakannya.”Pinta Kancil.
“Mana bubur itu?”Tanya Anjing.
“Ini di depanku ini.”Kancil menunjuk sesuatu yang tertutup daun.
“Kalau begitu segera makanlah!”Bentak Anjing.

Kancil mengatakan belum bisa memakannya karena masih panas dan katanya lebih nikmat jika sudah dingin.

“Oh gurihnya,tapi sayang kalau sudah makan aku harus mati.”Kata Kancil memelas dan sesekali membaui sesuatu yang ditutup daun dan menelan ludahnya berkali kali.
“Hai Kancil,biarlah aku yang makan bubur ini.”Kata Anjing yang ternyata ingin merasakan bubur ketan hitam juga.
“Ah kau ini bagaimana,ini permintaanku yang terakhir.”Kata Kancil.
“Biarlah Kancil,kau kubebaskan asal bubur itu untukku.”Pinta Anjing.

Meskipun harus bersitegang akhirnya Kancil merelakan buburnya dimakan Anjing dan pergi setelah berpesan agar dimakan jika sudah dingin.

“Guk guk guk,,hem kaya apa ya gurihnya.”batin Anjing.
Ketika ia kira bubur sudah dingin,maka Anjing membuka daun penutupnya dan langsung saja menyantap bubur itu.

“Guk,kwekkk,kurang ajar ternyata pahiiit,kancil bohong lagi.”Anjing berteriak dan melonjak lonjak kepahitan.
Sementara lewatlah segerombolan Kerbau dan melihat tingkah Anjing kemudian bertanya : “Hai Anjing kenapa kau ini?”
Anjingpun bercerita tentang bubur ketan hitam dari Kancil yang baru dimakannya.
“Ngoek,hahaha,,,”Tiba tiba gerombolan kerbau itu tertawa tawa mendengar cerita Anjing.

“Hai kenau kalian tertawa?”Anjing jadi bingung.
Tiba tiba seekor Kerbau maju dan “TLEPOK!”sambil berak lalu berkata :”ini dia bubur lainnya,mau lagi ya Anjing?” dan disambut tawa teman temannya.
Anjing jadi malu dan pergi.Ternyata yang dikatakan Kancil bubur ketan hitam itu adalah tai kebo.

Nah masih akan ada dua episode lagi tentang cerpen dongeng Anjing Korban Trik Kancil,untuk itu silahkan kembali ke cerpen dunia maya di lain waktu dan kesempatan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s