Cerpen seje dewe Jaka Kendil empat


Kita lanjutkan Jaka Kendil yang telah sampai pada cerpen dunia maya: Cerpen seje dewe : Jaka Kendil bagian tiga,dan sekarang bagian empat.

Negeri Antah Barantah mengadakan perhelatan besar,yaitu mengadakan pertandingan Ultimate Fighting Championship yang ternyata peserta tahun ini membludak puluhan ribu.

Dalam pertarungan UFC ini dijadikan tiga golongan yakni Udara,Laut dan Darat.Dimana tiap golongan mempunyai kelas masing masing,dari kelas sekitar 45 kg sampa kelas berat dan super berat.

Jaka Kendil yang semula terdaftar dikelas bantam 63 kg,kini melirik kelas bergengsi yaitu kelas Senopati.

Kelas Senopati pertandingannya akan digelar pada akhir partai tambahan dan partai exbisi khusus anak anak.

“Hore maju terus Nyil,jangan menyerah!”teriak Kendil yang menyaksikan partai exbisi.
Digelanggang partai exbisi sedang bertanding bocah bergaya dandanan Unyil melawan bocah gundul Ipin.Sedang pertandingan sebelumnya antara Usrok dan Upin yang dimenangkan Upin.

“Hup hia,ciat wuss!”Unyil menerjang Ipin.
“ups plak!”Ipin menangkis dan : “Jleb!” sebuah upercat mengarah ulu hati Unyil.
“Satu,dua,tiga…!Unyil dapat hitungan wasit sampai sembilan tidak bangun dan dinyatakan kalah.
Akhirnya pada pertandingan exbisi ini dimenangkan Upin Ipin yang memang dapat suporter anak anak yang banyak.

Sementara pertandingan profesional usia dewasa banyak dimenangkan mereka yang bergaya Rambo,Jurasik Park,Batman,Superman dan lain lain dan bahkan ada yang memakai gaya Mr.Bean dan menang.

Sampailah pada pertandingan partai utama yang ternyata hanya dikuti empat peserta.

“Ha ha ha,siapa lawanku ayo maju!”teriak seorang peserta yang Jadi lawan Jaka Kendil.

Jaka Kendil nervous juga,tapi pak Lik KAMTIB yang telah menganggap Jaka Kendil sebagai anaknya tidak kurang akal dalam pskywar kali ini.Jaka Kendil di buatkan kursi yang ditambat tambang dan Jaka Kendil dikerek menuju ring,mirip Naseem Hamed dengan permadani terbangnya saat naik ring.

“Inilah lawanmu kang Brewok!”Kata kendil sambil melompat dari kursi terbangnya.
“Weleh weleh,bocah wingi sore mau melawanku?”cibir Brewok yang memang Brewok.
“Biarpun bocah kemarin sore,aku tahu kelemahanmu Wok Brewok!”Timpal Jaka Kendil gak kalah gertak.
“Prut!Darimana Le le kamu ngerti?”Cibir Brewok.
“Gampang Wok,aku sering googling nyari info tentang juara UFC,aku telah menguasai jurus mereka yang aku gabung dengan jurus silat dalam negeri!”Ancam Kendil yang sebenarnya googling untuk cari info kerja dan nyari kode javacript dan html yang akan dipasang di blognya.

“Are you ready.a you ready?”tanya wasit.
Jaka kendil dan Brewok manggut dan : “Fight!” kata wasit.

“Ciat,hup wus!”Brewok menyerang duluan.
Sementara Kendil hanya menghindar dan berlari,ia belum siap dengan serangan beruntun.

“Jleb!”sebuah hook kiri tepat di dagu Kendil.
Kendil sempoyongan,tapi tepat bell berbunyi :”theng!”ronde pertama.
Ronde kedua dimulai,Jaka Kendil agak bersemangat setelah dapat intruksi pak Lik KAMTIB yang jadi asisten merangkap pelatih.

“Hiaat,jleb!”Tendangan Kendil mengenai dada Brewok.
“Ha ha ha,cuman segitu bocah?”Brewok jumawa banget.
“Srett,pluk!”Brewok melanjutkan dengan sebuah pukulan.
Jaka Kendil menghindar,tapi ia merasa pukulan itu berbobot.
Merkipun agak ciut nyali,Jaka Kendil berusaha mencari kelemahan Brewok.

Apakah Jaka Kendil mampu meladeni permainan Brewok dalam laga pertama ini?Silahkan kembali ke laptop,maksudnya kembali ke laptop anda dan browsing ke blog ini di lain kesempatan.Hia ha ha,cerpen seje dewe pancen oh ye.

2 thoughts on “Cerpen seje dewe Jaka Kendil empat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s