cerpen nyentrik Jaka Tarub


serial: Jaka Tarub

episode: 3 (Pesawat UFO)

Baca sebelumnya: episode: 1

Jaka Tarub diliputi kecemasan,pamannya,Cungkring ndak muncul muncul di batu tempat berjanji untuk bertemu.
“Man Cungkriiiiiiing,,,,,.”teriaknya berulang ulang.

Akhirnya Jaka Tarub memutuskan untuk menaiki bukit kecil untuk menuju balik bukit itu.

“Oalah Man paman,,orang ditunggu tunggu di sana malah njekethek di situ.”batin Jaka Tarub yang melihat pamannya ndhodhok di balik batu besar sambil sesekali melongok .
Ternyata Man Cungkring menuju tepian telaga di balik bukit.
Jaka Tarub mendekati pelan pelan dari belakang.
“Wah,pamanku emang IQ nya lumayan,ndak dapat burung barangkali dapat kijang atau menjangan yang sedang minum di telaga.”pikir Tarub.

Tarub melihat ke telaga.
“AUWH,ternyata,pantesan man Cungkring kerasan.”pikir Tarub.

“Ups!” setelah dekat Tarub membekap mulut Pamannya,karena ia tahu jika dijawil pasti njoblak.
“Awas Lik,tak kandakke bibik.”bisik Tarub.
“Jangan Rub.”setelah dilepaskan bekapannya man Cungkring juga berbisik.

Dua orang ini ternyata melihat di telaga bukan binatang binatang yang minum,tapi,,,,hem,,, me,,,melihat wanita wanita cantik yang sedang ciblon.

“Lik,dari desa dekat sini ta gadis gadis itu?”tanya Tarub mengira mungkin mengenalinya.
“Ssst,bukan.”Cungkring sambil menempelkan telunjuknya di bibir.

Kemudian Man Cungkring menceritakan sambil bisik bisik dan sesekali melongok ke telaga diikuti jakunnya naik turun.
Menurut Man Cungkring,yang dikira pesawat jatuh itu ternyata pesawat UFO yang turun,setelah menurunkan beberapa pesawat kecil terus melesat terbang ke langit.

Gadis gadis cantik yang semi parno nggak sadar didingkik orang.

“Lik,pesawat kecilnya dimana?”
Man cungkring menunjuk pohon besar di seberang telaga.
Jaka Tarub menuju tempat yang tunjuk Man Cungkring.

Mengendap endap,sesekali dadanya serrr ketika melihat arah telaga.

Tarub clingak clinguk:”Ndak ada apa apa gini,mana pesawatnya?”
“Oalah cuman tumpukan selendang amoh dibilang pesawat.”batin Tarub ketika melihat gombyokan selendang cumenthel di semak semak.
Ia dekati selendang itu dan ndudut satu.
“SENGG!”Bau apek!,,hehehe bukan Wuaangi puol.
Jaka Tarub ternyata ndak mengembalikan selendang itu,malah ia gembol di saku jeannya.

Beberapa saat saat berlalu,gadis gadis dalam telaga tampaknya sudah selesai langen dan menuju tempat naruh selendang.

“Dug,dug,dug!”jantung tarub kaya bedug melihat wanita wanita cantik yang ia lihat dari balik pohon.

Masing masing mengambil selendang dan:”Pur,pur,pur.”

Ternyata mereka terbang memakai selendang dan menuju angkasa.
Tinggal dua gadis satu Gembrot dan satunya cuantik mirip pemenang kontes miss universal.

“Lho,la selendangku mana?”si cantik tolah toleh nyari selendangnya.
“Tadi ditaruh dimana to dik?”tanya Gembrot.
Keduanya ngubek ubek tempat itu,tapi tidak ketemu.

“Dik ini waktunya sudah hampir habis,bagaimana?”tanya Gembrot.
“Waduh mbakyu,aku gak bisa kembali ke kayangan kalau pesawatku gak ada,mbok saya mbonceng pean saja mbakyu.”pinta si cantik.
“Wah ndak bisa dik,sudah dibelikan sendiri sendiri sama rama,lagian badanku gede,jadi nggak muat.”jawab Gembrot.

Kemudian Gembrot siap terbang dan “UBUK UBUK.” pelan pelan keberatan muatan.

Baru kira kira setinggi pohon kelapa:”auw.auw,auw.”tiba tiba pesawat kecil Gembrot yang berupa selendang oleng.
“GROSSAK!”jatuh menimpa dahan dahan dan “BUK”,si Gembrot jatuh.
Si Cantik yang sedih karena selendangnya hilang menghampiri Si Gembrot.
“Kenapa mbakyu?”tanya Si Cantik.
“Businya agak ngadat,setengah mati,kemarin lupa ngganti.”jawab Gembrot sambil mringis kesakitan.
Setelah mencopot busi dan menggosok dengan amplas serta memasangnya kembali Gembrot yang berlepotan oli melesat ke angkasa.

Si cantik sendirian dan sedih.
Muter muter telaga mencari selendangnya.
Bagaimana kisah selanjutnya?JANGAN KEMANA MANA,tetap kunjungi cerpen dunia maya dan nantikan cerita cerita menarik lainnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s