Tin,


Puisi:

Tin,

kita menyaksikan daun menguning,rindu masa embun yang bening

sedesir angin mengabarkan akan sebuah perjumpaan

di tangkai yang tak lagi mengundang gairah,kegembiraan mengisi tiap relung hati
terobati sakit atas pengungkapan tulisan masing masing

Tin,

aku sebagian kecil sejarah mereka,jangan kaugundahkan keterasinganku

aku telah menutup perihnya luka dengan samudera

Tin,

tersenyumlah,aku juga mempunyai banyak lautan untukmu

28 thoughts on “Tin,

  1. ….awalnya ku apresiasikan samudera menyejukkan luka.. tetapi kalau mengapresiasikannya menurut logika
    perihnya luka dgn samudera.. sementara air laut itu asin..
    jadi kalau luka disiram air asin………..
    yah.. tambah perih lukanya duonk…:)

    • Astried,,itulah indahnya kata kata puisi yang tersamar,,,samudera adalah tempat menampung segala air dan yang dibawanya,,air bening,keruh bahkan sampah,bangkai,kotoran akan diterima oleh samudera,,begitu kira kira

  2. ‘aku telah menutup perihnya luka dengan samudera’

    bisakah diartikan dengan ‘ aku telah memaafkan dirimu sepenuhnya’?

    kayaknya lebaran kemaren cak soekir ketemu nih dgn si Tin hingga lahir kata-kata:

    ‘sedesir angin mengabarkan sebuah perjumpaan,
    ditangkai yang tak lagi mengundang gairah, kegembiraan mengisi tiap relung hati, terobati sakit atas pengungkapan tulisan masing-masing’

  3. pertemuan yg hanya sekilas waktu, meski tak serupa waktu yg lalu tp mampu meluapkan kegembiraan yg teramat sangat, karena kerinduan akibat lama terpisah telah terobati karenanya…

    selamat menikmati masa lalu cak…🙂

    • Naluri,,hehehe buka rahasia Tini namanya,orang amat dekat denganku,,maaf ya untuk minggu ini saya belum bisa blogwalking,,ini repply dari email,,masih di blog mbah google mbetulin tata letak

    • orie,,hehehe,,aku juga dah sejak posting terakhir ini belum jalan jalan,,masih krasan di mbah gugelorie,,hehehe,,aku juga dah sejak posting terakhir ini belum jalan jalan,,masih krasan di mbah gugel

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s