Di Guratan Senja


Lelaki dalam rumah sangat sederhana pada dekapan senja itu tidak kalah,ia justru seorang pemenang

Ia tinggalkan siang dengan kerelaan,meski dapat ia kenang:”ia diterlantankan beberapa cinta semu.”,ia maklum itu

Lelaki dalam gurat senja itu tersenyum kecil mengelus pipinya,pipi yang pernah dicium satu asmara yang kemudian pun juga pergi darinya

Kemudian mencari cinta pada relung relung langit,tentang kesejatian cinta

Hari hari berasyik mesuk ia lewati hingga dekapan senja menyapa

Dan cinta yang ia dapat tatkala ia tahu,aku adalah hamba

Pernah saya tulis di Cerpen Dunia Maya

2 thoughts on “Di Guratan Senja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s