PELAJARAN DARI KAKEK


iseng cerpen code

"Boni alias Bobon,seorang mahasiswa anak wakil manager sebuah
perusahaan bonafit di Jakarta,sekarang tinggal di kampung?Wah
wah,,,kaya acara acara di tivi aja."Pikir Bonie ketika ia diminta oleh
mamanya tinggal beberapa minggu di rumah kakeknya.

"Liburan sih liburan ma,tapi ya jangan lama lama."Protes Bonie
kepada mamanya.
"Ala Bon,cuma dua minggu,lagian kamu biar ngerasain tinggal di
kampung."Kata mamanya.
"Bonie kan pingin liburan sama teman teman ma."
"Sudahlah Bon,lagi pula banyak teman kamu yang waktu liburannya
nggak ngumpet saja di rumah,banyak malah yang mendaki gunung,iyakan?"
Akhirnya Bonie mengalah juga.

Kakek Bonie tinggal bersama Tante Wiwin yang seorang guru esde,
menikah dengan om Yanto dan anaknya masih kecil.

"Jenthik jenthik,tumunggul patenono,ojo dhi ojo dhi,bener bener tai
laler enak seger
."
Bonie sebenarnya merasa heran,tiap sore kakeknya duduk di bangku
halaman depan sambil mengucapkan kalimat itu.Kalimat yang sebenarnya
panjang,tapi hanya itu yang akrab di telinga Bonie.

"Om,kenapa sih kakek tiap sore begitu?"Setelah tiga hari Donie
menyimpan rasa herannya bertanya pada om Yanto.
"Tuh tanya tantemu."jawab om Yanto.
"Tanya aja sendiri sama orangnya?"Tante Win menimpali.

Doni mendekati kakeknya suatu sore ketika kakeknya melantunkan
kalimat kalimat itu lagi.

"Kek,apa sih arti kalimat kalimat kakek tadi?"
"Nah ke sini duduk dekat kakek biar kakek jelasin."jawab kakek
kemudian menghisap rokok tingwenya.
"Tegese kuwi mau,percakapan jari jemari kita."
" Ah yang benar kek?Masak jari jari kok bercakap cakap."Bonie mulai bercanda.
"Itu sanepan kok le."jawab kakeknya.
"Apa tu kek sanepan?"
"Ha ha ha,sanepan itu ungkapan cah bagus."terang kakeknya yang
maklum sejak kecil cucunya tinggal di Jakarta.
"Baiklah,kakek akan menerangkan tentang beberapa ungkapan tentang jari."

"Satu adalah kelinking dalam bahasa jawa jentik,itu ungkapan bahwa
jadi orang jangan suka ngutik utik atau ikut campur urusan orang lain
yang bukan urusannya."kakek menjeda keterangannya dengan menyeruput
kopi githelnya.
"Apalagi jentik suka ngorek kotoran hidung atau telinga,hemm,jangan
suka ngorek orek kejelekan orang lain,teliti dirimu sendiri,jangan
sampai jadi fitnah karena korek mengkorek iki cah bagus."Tak lupa
kakek menghisap tingwenya.

"Dua yaitu jari manis,punya pesan berbuat manislah kepada orang
lain,berbuat baik,lemah lembut,sopan santun,jadikanlah orang yang
dekat dengan kita merasa dihargai.Sawangen,jari manis karena manisnya
dapat penghargaan jadi tempat cincin pacarmu.Iyo to?"Kali ini kakek
menggoda Bonie.
"Terus yang jari ke tiga kek?"Tanya Bonie yang mulai tertarik
pelajaran kakeknya.
"Yang berikutnya,tunggu postingan yang akan datang."Jawab kakek
sambil melirik admin cerpen dunia maya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s