cerpen dunia maya: EALAH TERNYATA…


Aku seorang reporter,reporter infotaimen tepatnya pada sebuah
stasiun teve swasta yang cukup punya nama di negeri ini.
Kali ini aku punya acara wawancara dengan seorang artis berkaitan
keterlibatan sang artis dengan penggunakan narkoba.
Tapi aku dan crewku si juru kamera sengaja jalan kaki ke rumah artis itu.
Tak sengaja di jalan aku bertemu seorang bule dengan dandanan ala
artis tahun limapuluhan.
Perasaan aku mengenal orang ini.Iseng iseng aku minta jurukamera
aku minta meng"on"kan handycamnya.
"Maaf tuan,sepertinya aku mengenal tuan?"tanyaku pada bule itu.
"Ya ya sudah sepantasnya kamu mengenal aku,karena aku artis top
dunia,bukankah kau mengenal lagu laguku?"ia menjawab sekaligus
bertannya.
Aku heran,aku merasa benar benar mengenal orang ini.Ia artis kelas
dunia dan menjadi legenda.Aku cukup gemar lagu lagu rocknya.
"Tuan,bagaimana rasanya jadi artis hebat dan banyak penggemar?"
"Aku sangat menikmatinya,aku muda terkenal dan sukses di karierku."
Kemudian ia melanjutkan:"Aku merasa hidup ini milikku,hari hari kuisi
dengan pesta pesta hebat bersama sama dengan artis artis lain.Dan aku
bekerja keras siang malam untuk membuat aku dan bandku jadi lebih
terkenal lagi."
Tanpa alasan yang jelas aku menanyainya:"Maaf tuan,bukankah tuan
ini sudah meninggal?"
"Ya itulah yang aku lupakan,saat aku berjaya,aku merasa hidup ini
abadi,hidup ini milikku,aku lupa bahwa detik lalu adalah masa
silam,detik kini hidupku,detik kemudian aku tak tahu."
Wajah tuan itu tampak sedih sambil meneruskan kisahnya:"Aku
meninggal pada usia relatif muda,empatpuluh tujuh tahun,saat masih
dalam kejayaanku."
Aku meminta jurukamera meng"cut"bagian ini.Sang tuan artis
meneruskan kisahnya.
Aku yang terkenal,hebat,dipuja puji,hem tahukah engkau apa yang
kualami kini?"dia bertanya padaku.
Aku hanya menggeleng.
Tiba tiba ia pergi dan aku mengejarnya untuk bertanya lebih
lanjut.Dia lari amat cepat,aku sampai tersandung dan jatuh."BYAR!"aku
hampir jatuh dari tempat tidurku karena gerakan waktu tidur tidak
karuan.Sayup sayup tetangga sebelah memutar radio yang memperdengarkan
lagu rock tahun limapuluhan.Ealah aku mimpi to?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s