AKU RADEN PRANAYUDA 8


“PAK!”tanganku terasa sakit.
“Gimana bang Yuda,ada hasilnya?”
Yudakarsa hanya diam,dia agak cemberut mungkin kecewa.
Aku menunggu hasil pengamatan Yudakarsa sambil mengelus tanganku yang sakit.
Dia mendekatiku dan menepuk nepuk pundakku.
“Dimas apakah kamu semalan tidur saja dan tidak melatih diri?”
Aku tidak menjawab,menunggu kalimat dia berikutnya.
“Aku sama sekali tidak merasakan apa apa serta tidak melihat apapun yang kau ujudkan ciptamu dimas.”Dia berkata sambil menatapku dengan tajam.
Aku sudah gak bisa menahan tawaku:”Ha ha ha,ha ha,aku berhasil abang Yudakarsa alias kangmas Yudakarsa,aku berhasil!”
“Hasilnya apa dimas,aku juga gak apa apa?”katanya
“Kangmas,apa kangmas Yudakarsa tidak merasa?tanyaku dan aku sekarang memanggilnya kangmas,bukan abang,untuk hormatku padanya.
“Tidak dimas,aku tak merasakan apa apa.”
“Kangmas,aku mewujudkan karsaku dan rasaku kedalam diri kangmas Yudakarsa,agar kangmas bisa berbahasa Indonesia.”
“Oo…,”Ia tampak heran pada dirinya sendiri.”Mengapa dimas,aku kaujadikan bisa berbahasa bahasa nagarimu?”
“Kangmas aku tidak terlalu faham dengan bahasa halus kangmas,dan yang lebih penting pembaca cerpen ini gak bingung menterjemahkan bahasa kangmas Yudakarsa.”
Dia manggut manggut.
“Dimas,setelah nanti kamu menguasai ilmu ini dengan baik kamu akan aku ajak ke nagariku,Malwapati.”
“Waduh negeri mana lagi nih,kok gak Jerman,Inggris atau Singapura?”lanjutkan membaca ya klik di sini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s