AKU RADEN PRANAYUDA 7


“Dimas ayo metu sakjabane gua,aku pingin ngerti piye asile anggonmu gladen kanuragan.”
“OK bang aku siap.”meskipun aku ragu apakah berhasil atau tidak.
Sesampai di luar gua Yudakarsa menunjuk sebuah batu besar:”Dimas leburen watu kuwi.”
“Bang Yuda,kalau benda mati percuma,aku ingin benda yang hidup,dan aku akan mencoba kepada Abang.”
“Dimas!”wajahnya memerah mungkin marah.
“Wah bang,abang gak berani,percuma bang,bisa nyerang gak bisa nahan,bisa kemasukan gol berkali kali bang.”
“Iyo dimas.”Dia agak terkejut dengan pernyataanku.
“Iyo dimas aku wis siaga.”
Akupun siap dengan rapalan dan gerakan yang diajarkan.
Maka aku tepuk tanah dengan keras danbaca selanjutnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s