TUYUL


Jam satu lebih,Amir masih juga merenung di emperan.”Hem memang kewajibanku,sabar.”hibur hatinya.Sejak menguasai ilmu terawangan dan beberapa ilmu keghoiban lainnya Amir seperti tidak nyaman,seperti terbaur yang nyata dan yang tidak nyata.Ia harus bisa mengendalikan diri agar tidak dikatakan gila oleh orang orang.Apalagi saat ia berkomunikasi dengan bangsa dunia lain yang ia temui setiap saat.Seperti beberapa waktu lalu,Ngateno penjual bakso mengatakan uangnya sering hilang jika berjualan di sekitar perempatan.Dan secara sembunyi Amir menyambangi tempat itu.”Kurang ajar kalian!”teriak Amir kepda segerombolan tuyul yang sedang cangkruk di pagar jalan.Tuyul tuyul itu berhamburan lari,tapi telah dipagari oleh Amir.”Siapa yang biasanya kerjanya ngambil di daerah ini?”Tuyul tuyul pada diam.”Kalau gak ngaku aku hajar kalian dengan api!”Tuyul tuyul yang telah dikumpulkan itu pada takut.Akhirnya menunjuk kepada seorang tuyul.”Dia kang.””Baik kalian yang lain boleh pergi dan jangan mengambil uang orang daerah sini!”bentak Amir.”Iya kang.”sahut tuyul tuyul itu sembari semburat melarikan diri.”Kamu anak siapa?!”tapi tuyul itu diam saja.”Kamu anak siapa?”bentak Amir.”Baik kalau diam kamu akan aku bakar.”Tuyul yang tinggal sendirian itu menangis dengan memilukan.PLAKK!!!Sebuah tamparan mendarat di kepala gundulnya.Ia tambah memilukan saja tangisnya.BUKK!!!Sebuah tendangan menghajar tubuhnya yang kecil.”Baik,baiklah kang aku ngaku.””Cepat!anak siapa kamu?!””Aku anak wargiyem.””Baik kali ini kamu aku lepaskan,tapi jangan mengambil uang di daerah ini,dan katakan pada tuanmu bahwa aku yang menghajarmu!”Tuyul itu pergi.Esok paginya terdengar khabar Wargiyem dibawa kerumah sakit,semalam masuk angin tak bisa kentut.Amir hanya menghela nafas ketika tetangga yang berjarak sekitar tujuh rumah itu dikhabarkan sakit.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s